Postingan

Perjalanan Ganjar Masih Panjang Untuk Maju Ke Pilpres 2024 Nanti

Jakarta -  Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Utut Adianto menanggapi kemungkinan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Survei SMRC menyebutkan Ganjar sebagai tokoh yang potensial elektabilitasnya terus meningkat. Utut menegaskan, Ganjar saat itu diberikan tugas oleh partai menjadi gubernur. Ganjar harus fokus menyelesaikan tugasnya. "Ganjar Pranowo penugasannya apa, Gubernur. Selesaikan tugas itu dengan baik," ujar Utut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/6). Utut menilai tidak perlu mematok diri lebih awal sebagai calon presiden. Dia menyarankan Ganjar supaya konsentrasi dengan tugas yang diberikan partai. "Jadi hemat saya jalan terbaiknya semua periksa diri masing-masing, kita konsentrasi dengan penugasan dari partai. Kalau Ganjar sekali lagi tugasnya apa, Gubernur Jawa Tengah. Selesain itu," tegasnya. Soal elektabilitas Ganjar yang hari ini cukup tinggi, Utut mengutip kembali pernyataan Ketua Bappilu PDIP Bambang Wuryanto sebel...

Pemerintah Memastikan Tarif Listrik PLN Tak Naik di Kuartal III 2021

Jakarta - Kementerian ESDM memastikan penyesuaian tarif listrik (toll modification) untuk pelanggan PLN nonsubsidi tidak diterapkan pada kuartal III 2021. Sebelumnya, ada rencana pemerintah akan menyesuaikan tarif listrik sesuai keekonomian yang artinya bisa naik atau turun. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, kebijakan tarif listrik sesuai keekonomian sangat sensitif sebab harus menyeimbangkan antara pemulihan ekonomi nasional sekaligus melihat kekuatan APBN. "Ini ada dua kutub yang harus diseimbangkan. Ini enggak mudah, semua kebijakan ada plus minusnya. Jadi kita ambil keputusan, arahannya di triwulan III 2021 belum dapat dilaksanakan," kata Rida dalam konferensi pers bold sektor ketenagalistrikan, Jumat (4/6). Rida menjelaskan, dalam menentukan tarif kelistrikan sejumlah parameter harus dilihat secara objektif, mulai dari harga minyak mentah dunia, harga minyak mentah Indonesia, harga batu bara domestik, kurs, inflasi, dan lainnya...

Para Dokter Dan Ahli di India Memperingatkan Warganya Untuk Tidak Percaya Kotoran dan Urin Sapi Adalah Ramuan Pencegah Covid-19

New Delhi -  Para dokter di India memperingatkan warga tentang praktik penggunaan kotoran sapi dengan keyakinan itu akan menangkal Covid-19. Para dokter menegaskan tidak ada bukti ilmiah terkait efektivitas kotoran sapi, justru berisiko menyebarkan penyakit lain. Pandemi infection corona telah menyebabkan kehancuran di India, dengan 22,66 juta kasus infeksi dan 246.116 kematian yang dilaporkan sejauh ini. Para ahli mengatakan jumlah sebenarnya bisa lima hingga 10 kali lebih tinggi, dan warga di seluruh negeri berjuang untuk mendapatkan tempat tidur rumah sakit, oksigen, atau obat-obatan. Kondisi itu menyebabkan banyak orang meninggal karena kurangnya perawatan. Dilansir Antara, Selasa (11/5), di negara bagian Gujarat di India barat, beberapa orang yang percaya mendatangi tempat penampungan sapi seminggu sekali untuk membalur tubuh mereka dengan kotoran dan air kencing sapi, dengan harapan itu akan meningkatkan kekebalan mereka atau membantu mereka pulih dari infeksi virus corona. D...

Arab Saudi Mengirim Bantuan Oksigen Sebanyak 80 Metrik Ton ke India Mengingat Lonjakan Kasus Covid-19 Semakin Meningkat

New Delhi -  Arab Saudi mengirim 80 metrik ton oksigen ke India di tengah lonjakan kasus virus corona dan berkurangnya persediaan rumah sakit di seluruh negeri. Demikian disampaikan Kedutaan Besar India di Riyadh pada Minggu. "Kedutaan Besar India bangga bekerja sama dengan Adani Group dan M/s Linde dalam pengiriman 80 metrik bunch cairan oksigen yang paling dibutuhkan ke India," jelas kedutaan di akun Twitter resminya, dikutip dari Al Arabiya, Selasa (27/4). "Dengan ketulusan kami berterima kasih kepada Kementerian Kesehatan Kerajaan Arab Saudi untuk semua bantuan, dukungan, dan kerjasama mereka," lanjutnya. Infeksi virus corona pada Senin mencapai rekor tertinggi dalam hari kelima berturut-turut yaitu 352.991 kasus baru hanya dalam 24 jam terakhir. Rumah sakit di seluruh India terpaksa menolak pasien setelah kehabisan persediaan oksigen dan ranjang rawat inap. Arab Saudi mengirim persediaan oksigen bekerja sama dengan perusahaan India, Adani Team dan perusahaan In...

Pemerintah Israel Salahkan Iran Atas Penyerangan Kapal Israel di Perairan Teluk

  Sebuah kapal komersial yang dimiliki perusahaan Israel diserang di lepas pantai Uni Emirat Arab (UEA), atau di perairan Teluk. Sejumlah pejabat Israel menyalahkan Iran atas serangan tersebut. Seperti dilansir Reuters dan AFP, Rabu (14/4/2021), dua sumber keamanan maritim setempat menuturkan bahwa sebuah kapal Israel terkena serangan di dekat pelabuhan Fujairah, UEA, yang diwarnai sebuah ledakan pada Selasa (13/4) waktu setempat. Tidak ada laporan korban jiwa akibat serangan ini. Kapal komersial bernama Hyperion Ray itu merupakan kapal berbendera Bahama, namun dimiliki oleh perusahaan Israel bernama Ray Delivery. Laporan televisi terkemuka Israel, Network 12, yang mengutip sejumlah sumber keamanan menyebut kapal Hyperion Ray itu mengalami 'kerusakan ringan' di dekat kota pelabuhan Fujairah. Kendati demikian, kapal dilaporkan bisa melanjutkan pelayaran. Sejumlah pejabat Israel yang enggan disebut namanya, seperti dikutip Channel 12, menyalahkan Iran sebagai dalang di balik sera...